File I: The Tooth Matter
FILE 1: THE TOOTH MATTER
Hari ini adalah hari bersejarah bagi kota Villainburg. Karena hari ini musium nasional Eye Witchness resmi dibuka. Detektif kita Sherlook Homes mengunjunginya untuk pertama kali bersama ls-nya, Dr. Wattson. Mereka sedang mencari tempat tinggal karena mereka diusir dari kos.
Holmes (H): Son, ini adalah kesempatan kita. Musium ini buka 24 jam, kita bisa jadikan musium ini menjadi temporary home buat kita.
Wattson (W): Ya terserahlah…
Musium itu cukup ramai, apalagi dengan hadirnya fossil asli dinosaurus monoteethsaurus yang tingginya mencapai 5 kaki. Lho 5 kaki kan nggak tinggi amat? Ini kaki dinosaurus yoo…
Tetapi, beberapa jam kemudian terjadi keributan. Ada secarik kertas berhiaskan mawar pink yang bertuliskan ancaman “Tengah malam nanti benda terpenting akan kucuri!”
Polisi-polisi berdatangan ke musium. Panik! Panik!
Dan dengan santainya detektif kita mendatangi inspektur.
H: Halo inspektur, ada masalah ya?
Inspektur (I): Benar! Masalah yang sangat gawat! Akan terjadi pencurian tengah malam ini! Dan… Dan… Kamu siapa?
H: Duh, aku Homes…
I: Oh… Kirain detektif…
H: …
I: Pokonya ada masalah gawat. Ada ancaman dari pencuri, benda terpenting di musium ini akan dicuri!
H: Benda terpenting? Apa itu?
I: Aku tidak tahu… Kelihatannya dia akan mencuri fosil terkenal ini…
H: Fosil? Apa nggak sulit membawanya?
I: Dia adalah pencuri profesional! Apapun bisa dia curi!
H: Dia siapa?
I: Dia! Pencuri ini!
H: Kok tahu kalau profesional?
I: Kan ada hiasan mawar di suratnya…
H: …
I: Mencurigakan bukan? Aku kira pencurinya menyukai mawar, tapi kalau dilihat dari tulisannya dia cowok…
H: Cowok… Menyukai mawar… Jangan-jangan…
I: Sekarang itu tidak penting! Yang penting adalah memperketat keamanan musium ini.
H: Tenang saja inspektur… Serahkan padaku, aku akan tidur di sini untuk menjaganya.
I: Benarkah? Terima kasih! Anda rela tidur di musium untuk mencegah pencurian, anda sangat hebat!
H: Ah, itu sudah biasa… (benar-benar sudah biasa tidur di mana saja)
I: Baiklah, aku juga akan mengerahkan semua polisi untuk menjaga musium ini.
Semua polisi ditugaskan untuk menjaga musium, dan hal ini merupakan kesempatan baik untuk pencuri amatir beraksi. Dan akibatnya masyarakat banyak kecurian. Nggak begitu masalah sih, masyarakat juga nggak akan keluar di cerita ini.
Dan besoknya, hal yang menggemparkan terjadi. Gigi dinosaurus telah hilang! Sekarang giginya tinggal satu, nggak simetris banget.
I: Argh! Ternyata dia berhasil!
Di bawah fosil itu terdapat pecahan kaca yang berasal dari atap kaca musium, kelihatannya pelaku kabur melalui atap yang dipecahkan itu. Tapi aneh, seharusnya alarm berbunyi jika kaca itu pecah.
I: Kelihatannya pelaku mematikan alarm dari dalam, kemudian kabur dengan memecahkan atap kaca…
Para polisi berunding… Mereka sama sekali tidak melihat seseorang pun masuk dari pintu depan, belakang, atau atap kaca ketika mereka sedang tidur.
I: Berarti… Kesimpulannya hanya satu… Pencurinya adalah kau Homes!
H: Apa? Aku kan tidur dari tadi malam!
I: Hanya kau yang bisa mematikan alarm, dan kesimpulannya hanya kau yang bisa mencuri gigi dinosaurus itu!
H: Kok bisa?!
I: Karena nggak ada seorangpun masuk ke musium ini, hanya kau yang ada didalam!
Tiba-tiba ada orang keluar dari WC musium…
I: Dan orang itu…
Dan ada lagi yang keluar, jadi maksimal 5 orang termasuk Homes…
I: Dan mereka semua… Saatnya interogasi!
Tersangka pertama adalah kepala inspektur polisi.
I: Ah, tuan kepala.
Kepala Inspektur (K): Ada apa ini? Kamu menuduh aku sebagai tersangka?!
I: Tidak mungkin. Tersangka selanjutnya!
Tersangka kedua adalah part timer.
Part Timer (P): Saya hanya meminjam WC musium ini… Sudah beberapa minggu saya rutin melakukan hal ini, karena WC di sini gratis.
I: Kok bisa sudah beberapa minggu? Musium ini baru buka kemarin.
P: Nah disitulah masalahnya, misteri…
I: … Tersangka ketiga.
Tersangka ketiga adalah penggemar dinosaurus.
Penggemar Dino (D): Aku mencuri fosil itu? Hah! Tidak mungkin! Aku sangat membenci dinosaurus! Mereka fiksi!
I: Kok di teksnya tertulis penggemar dino?
D: Hmmm… Jangan tanya aku, tanya pengarangnya.
I: … Tersangka keempat!
Tersangka keempat adalah seorang wanita cantik.
Wanita Cantik (W, eh W itu Wattson yo… C): Aku kan tidak mungkin mencuri… Dosa…
I: Ah iya, benar juga… Tersangka terakhir!
Tersangka terakhir adalah… Homes.
H: Tunggu dulu! Aku bukan tersangka! Aku adalah pemeran utamanya! Lagipula mengapa tersangkanya orang yang masih ada di gedung? Bukannya seharusnya sudah keluar dari atap kaca?
I: Kau kira aku bodoh? Tersangka sengaja diam di musium agar dia tidak dicurigai.
H: …
Pengiterogasian berjalan sulit, masing-masing tersangka tidak mau mengaku. Rupanya ini saatnya analisis Wattson.
W: Tersangka pertama kepala inspektur. Alibinya dia sedang menonton sepak bola amatir di televisi yang ada di ruang santai. Dia tahu detail pertandingannya, padahal tidak satupun dari polisi yang mengetahuinya, jadi nggak tahu salah dan benarnya. Tersangka kedua part timer yang meminjam WC. Dia mengaku di WC selama 6 jam, apakah dia buang air? Tapi kok lama? Atau tidur? Kok di WC? Tersangka ketiga penggemar dino. Dia mengaku tidak menyukai dinosaurus dan alibinya dia sedang berada di ruangan fosil untuk mengamati dinosaurus. Tersangka keempat adalah wanita cantik. Ah, dia terlalu cantik untuk jadi tersangka. Tersangka kelima adalah Homes…
H: Hei Wattson! Seharusnya kau membelaku!
W: Hmmm… Susah juga, pengatur alarm berada di belakang musium dan dari semua tempat alibi memang bisa mencapai tempat itu… Siapa pelakunya ya…
Dan tiba-tiba Wattson tertidur… Apakah dibius Conan?
W: Aaah… Aku kemarin kan belum tidur…
… Wattson tertidur di lantai. Dan kasus ini menggantung.
Bagaimana Homes memecahkan kasus ini? Tunggu bagian akhirnya!
Homes mencari berbagai petunjuk yang bisa dijadikan bukti kalau dia tidak bersalah… Dia memeriksa semua ruangan tapi tidak menemukan apa-apa…
H: Bagaimana ini? Semua bukti mengarah padaku dan aku tidak bersalah! Tetapi apa mungkin aku yang bersalah? Darimana aku tahu kalau aku tidak bersalah?
I: Homes, kelihatannya sudah tidak ada waktu lagi… Sudah saatnya kamu kami bawa ke kantor polisi…
H: Tetapi inspektur, tunggu dulu!
I: Apa?
H: Aku akan menemukan bukti siapa yang bersalah! Beri aku waktu sedikit lagi!
I: Baiklah… Kalau begitu kami juga akan mencari bukti…
Inspektur dan polisi-polisi bergerak mencari bukti… Ada yang ke restoran, taman bermain, kafe, stadion, rumah masing-masing… Ya, mungkin akan ditemukan bukti disana…
Homes bingung dan menabrak papan nama fosil…
H: Aduh, dasar dinosurus murahan! Gara-gara kamu aku dituduh mencuri! Nama apaan tuh monoteethsaurus? Tunggu dulu… Ya! Aku tahu siapa pelakunya!
Kemudian Homes mencari inspektur polisi dan menemukannya sedang mencari bukti sambil bermain siki.
H: Inspektur! Aku tahu siapa pelakunya!
I: Huh? Kamu sudah tahu?
H: Ya! Sebenarnya gigi dinosaurus itu tidak dicuri! Lihat! Namanya saja monoteethsaurus, berarti bergigi satu kan?
I: Iya benar, terus?
H: Giginya memang satu, bukan dua! Jadi giginya nggak hilang!
I: Iya kami tahu!
H: Lho?
I: Kalau monoteeth berarti giginya satu! Kamu pikir kami bodoh?
H: Lho?
I: Kamu jangan menghina kami ya! Kamu didakwa melakukan penghinaan kepada polisi! Ayo ikut aku ke kantor polisi!
H: Lhoooo?
Dan kemudian Homes ditangkap. Sementara Wattson yang enak-enak tidur menemukan secarik kertas dengan bunga mawar.
“Maafkan telah memecahkan kaca. Sebenarnya aku mau mencuri tapi aku jadi bingung benda yang terpenting di musium ini apa ya?”
TAMAT