PROLOGUE: BOY FROM AN OLD, RUSTY, AND UNVALUABLE WOODEN DOLL
Pinokio adalah sebuah boneka kayu milik seorang kakek tua bernama Gepetto. Gepetto ingin sekali memiliki seorang anak laki-laki karena itu ia merawat Pinokio seperti anaknya sendiri. Suatu hari keinginannya didengar oleh peri biru.
…
Keinginan Gepetto didengar oleh peri biru.
…
Peri biru mendengar keinginan Gepetto.
…
Biru Gepetto keinginan peri mendengar.
…
“Peri biru!!!”
“Ah, ya! Ada apa ya?!”
“Kamu nggak dengar keinginan Gepetto?!”
“Eh, keinginan? Apa lagi? Cerita Pinokio kan sudah selesai?”
“Memang cerita Pinokio sudah dimuat, tapi kali ini cerita Pinokio di-remake.”
“Ah, masak sih?! Aku kok nggak dibilangin?!”
“Kamu nggak baca SMS-ku?”
“SMS yang mana… Ah, aku lupa! HP-ku udah kujual.”
“Kamu jual, HP-mu yang N-gag itu ya?”
“Iya, lumayan lho, aku jualnya dapat satu setengah juta-an.”
“Eh yang bener? Jual dimana?”
“Jual ke konter dekat Taman Brungkul, mau ngejual juga?”
“Gimana ya? Aku sebenarnya agak bosen juga dengan HP-ku yang sekarang ini, fiturnya kebanyakan.”
“Kalau gitu ikut aku aja, besok kesana.”
“Boleh juga…”
…
(Narator baru) Hoey, kerja! Bukan saatnya ngobrol. Terusin ceritanya!
“Oh, iya. Sebentar… Pinokio, berubahlah jadi anak laki-laki!”
Pinokio membuka matanya.
“Eh, aku berubah menjadi anak laki-laki. Aku kaget…”
Kaget tapi nadanya nggak niat…
“Kakek Gepetto! Aku berubah menjadi laki-laki!!”
Pinokio segera keluar dari kamarnya dan pergi menemui kakek Gepetto. Eh, tapi…
“Kakeeek….?”
Pinokio kaget, ternyata ketika bangun ia berada di tengah hutan belantara.
“Aku kaget… Kakek? Dimana aku? Kakeeeek!!!”
Mengapa Pinokio berada di tengah hutan? Apa yang terjadi dengan Gepetto? Bagaimanakah nasih Pinokio selanjutnya? Harus tanya kemana? Mengapa tanyanya ke aku? Karena aku narator? Bukannya kalian tahu aku narator baru? Narator yang lama kemana? Mengapa tanyanya ke aku? Karena aku narator? Bukannya kalian tahu aku narator baru? Narator yang lama kemana? Mengapa tanyanya ke aku? Mengapa diulang? Apanya yang diulang? Aku mengulang omongan? Omongan yang mana? Mengapa aku disuruh diam? Kok kalian kesini bawa tali dan lakban? Apa yang akan kalian lakukan? AAAAAAA!!!!

No comments yet
Comments feed for this article